Kendari – Pj Bupati Buton, Basiran menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (11/4/2023)
Selain itu, pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian itu juga dihadiri Gubernur Sultra dan Pejabat Lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara. Kemudian Walikota dan Bupati se-Inodesia.
Titi mengatakan, Rakornas ketahanan ekonomi, sosial dan budaya yang dilaksanakan Kemendagri ini adalah rapat perdana di Indonesia. Kota Kendari dipilih menjadi tuan rumah karena daerah ini menjadi barometer pembangunan nasional dan sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah timur Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Tito mengajak seluruh seluruh Pemerintah Daerah terus kompak menjaga ketertiban, sehingga keamanan, tenang, ketenangan serta harmonisasi tetap terjaga.
“Negara lain heran dengan Indonesia. Karena itu, kita patut bersyukur meski memiliki wilayah yang luas, suku, agama dan ras yang banyak. Tetapi, mampu hidup rukun. Karena itu, kondisi ini terus dipertahankan. kita akan menghadapi pesta demokrasi,” ungkap Tito.
Menurut Tito, saat ini terdapat sejumlah negara Eropa maupun Asia Selatan, misal Afghanistan, Pakistan terus berkonflik, kemudian Rusia dengan Ukraina. Konflik tersebut cenderung berdampak pada ekonomi, sosial dan budaya bangsa tersebut terganggu. Untuk itu, Ia mengajak semua untuk selalu mengedepankan keharmonisan, menjaga kekompakan dan memelihara hubungan sesama demi keutuhan Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Alimazi, SH dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya atas penghargaan kepada Menteri Dalam Negeri dan pejabat terkait telah menunjuk Provinsi Sultra sebagai tempat pelaksanaan Rakornas yang memiliki nilai penting dalam mensinergikan pemikiran guna meningkatkan kerukunan sosial masyarakat.
Ia mengatakan, kehidupan masyarakat Sultra, saat ini dalam kondisi rukun dan damai karena sangat menjunjung tinggi budaya serta adanya kerjasama yang baik dengan TNI POLRI dan elemen masyarakat Ormas pemuda dan parpol.
“Kami berharap kedepan Sultra bisa maju dan bisa meningkatkan dan walaupun demikian kami mempunyai tantangan dan ancamamn krisis pangan, juga masalah inflasi,” ungkapnya.
“Harapan saya mudah-mudahan di tengah bulan puasa ini, mari kita pertahankan hubungan harmonisasi di antara sesama kita,” sambung Ali Mazi.












