Kendari – Penjabat (Pj) Bupati Buton, Drs La Ode Mustari meraih penghargaan Sultra Award 2023 sebagai Tokoh Inspiratif dari Harian Kendari Pos. Penghargaan diterima langsung Pj Bupati Buton di Kendari, Rabu (27/9/2023).
Pj Bupati Buton, menerima penghargaan pada acara Kendari Pos Sultra Awards bersama 42 tokoh perubahan yang dipilih Kendari Pos tahun 2023.

Sultra Award merupakan ajang apresiasi bagi para tokoh di Sultra yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Kendari Pos. Terdapat 42 tokoh perubahan yang menerima penghargaan tersebut berdasarkan kontribusinya terhadap pembangunan dan kemajuan daerah, para tokoh tersebut berasal dari berbagai kalangan diantaranya tokoh birokrasi, pengusaha, politisi, pengacara, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.
Sepak terjang La Ode Mustari dalam dunia birokrasi sudah teruji. Ia telah melalang buana di berbagai jabatan strategis pemerintahan. Mulai dari staf biasa, pernah jadi camat, lalu jadi kepala dinas. Karir kepegawaiannya semakin gemilang saat memutuskan pindah di pemerintahan provinsi Sultra. Ia pernah menjabat kepala BKD dan Pj. Sekda Sultra. Bahkan sudah dua kali dipercaya sebagai penjabat bupati. Pertama di Buton Selatan dan saat ini di Kabupaten Buton induk.
Selain Pj Bupati, terdapat tiga tokoh dari Kabupaten Buton yang mendapatkan penghargaan tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin yang didaulat sebagai tokoh inovatif pengembangan kualitas SDM dan pelayanan pemerintahan, Kajari Buton, Ledrik MV Takaendengan sebagai tokoh Inovatif Pelayanan Hukum, dan Kepala Dinas Pertanian Buton Ma’mul Jamal didaulat sebagai tokoh Perubahan 2023, Birokrat Inovatif Bidang Pembangunan Sektor Pertanian.

Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto dalam sambuatannya mengapresiasi Sultra Award yang digelar Kendari Pos. Event tahunan Kendari Pos itu diharapkan dapat menjadi momen untuk perubahan diri dan organisasi.
“Sebanyak 42 tokoh menerima Sultra award. Media sebagai kontrol bagi pemerintah. Karenanya ada proses pengalaman disekitar kita sehingga kita perlu mawas diri. Sesuai tema, para tokoh perubahan adalah keniscayaan, kalau kita tak mampu merubah diri kita, organisasi kita maka kita akan tertinggal,”ujarnya.
Sementara itu, Pj Bupati Buton Drs La Ode Mustari berterima kasih atas penghargaan tersebut dan tentu menjadi motivasi dalam pengabdiannya kepada masyarakat. Sebab bekerja adalah bentuk pengabdian dari suatu tanggung jawab.
“Terima kasih Kendari Pos, ini menjadi motivasi bagi saya pribadi untuk lebih baik lagi dalam pengabdian saya kepada masyarakat,” katanya.
Direktur Utama (Dirut) PT. Fajar Corporation Indonesia/Holding, Suhendro Boroma, mengatakan kegiatan penganugerahan award terhadap sejumlah pejabat daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan ajang kompetisi kebaikan.
“Sehingga kita selalu berikan apresiasi terhadap para pelaku kebaikan dan inovasi. Mereka memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Baik itu kepala daerah, legislatif, eksekutif pengusaha maupun unsur forkopimda di wilayah Sultra,” ucapnya.

Dirut Kendari Pos Irwan Zainudin pada kesempatan itu mengatakan, Profesi jurnalis menuntut adanya inovasi setiap hari yang berkesinambungan. Tujuannya, agar ramuan berita yang disajikan ke publik, konsisten berkualitas dan mencerdaskan pembaca. Atau spesifiknya sistem itu disebut jurnalisme ilmu. Artinya, tidak semata menghadirkan bacaan berita, tetapi bagaimana komposisi informasi yang ditayangkan ke publik, bisa merangsang intelektual pembaca.
“Kita menyebutnya jurnalisme ilmu. Bagaimana pembaca ketika selesai menyimak koran Kendari Pos, bukan saja informasi yang diperoleh, tetapi juga mendapatkan ilmu,” katanya. (adv)












