LaOde Ida Siap Tarung di Pilgub Sultra

LaOde Ida

Kendari – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) masih cukup lama atau tepatnya pada 2024. Meski demikian tensi Pilgub Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mulai terasa. Sejumlah figur terus bermunculan sekaligus melakukan sosialiasi menggunakan sejumlah sarana, baik melalui baliho maupun media sosial.

Salahsatu figur yang mencuat dipermukaan adalah LaOde Ida. Bahkan mantan Komisioner Omdusman RI tersebut telah secara terang-terangan menyatakan sikapnya untuk maju sebagai kontestasi di Pilgub Sultra.

“Saya sudah siap seribusatu persen untuk maju sebagai kontestasi,” kata La Ode Ida melalui pesan whatsappnya, dihubungi Kamis (22/12/2022).

Mantan Wakil Ketua DPD RI ini mengungkapkan, dirinya juga telah melakukan safari politik guna membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Sejumlah tokoh sudah di datangi, termasuk komunitas Pemuda. Dia mengaku sambutan luar biasa dia dapatkan.

“Sudah sangat banyak tokoh masyarakat yang langsung menemui saya, begitu mendengar akan maju mereka sangat mendukung dan siap memenangkan Saya,” katanya.

Dalam melangkah ke Pilgub Sulta, Tokoh Putra asli daerah Sultra ini mengatakan akan menggunakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai kendaraan politiknya untuk bertarung.

“Secara prinsip, PKS sudah oke. Saya tegaskan, saya akan maju di DPR RI dan di Pilgub melalui PKS. Kita akan perkuat PKS,” katanya.

Disisi lain, dia tidak menutup ruang dalam menjalin hubungan dengan partai lain. Beberapa partai kata dia telah melakukan komunikasi dengan menyiapkan pintu untuk dirinya.

Berikut Profil LaOde Ida

Nama Lengkap
– Dr. H. La Ode Ida

Pendidikan
– S-1 : IKIP Jakarta (1981-1985)
– Studi Leadership for Environment and Development (1995-1997)
– S-2 dan S-3 : Universitas Indonesia, Jakarta (1991-2002)

Karir
– Mantan Komisioner Ombdusman RI
– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Sulawesi Tenggara 2004-2009 dan 2009-2014.
– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah 2004-1009 dan 2009-2014 provinsi Sulawesi Tenggara.

Karya Tulis:
– NU Muda, Kaum Progresif dan Sekularisme Baru (Erlangga, 2004
– NU, Elite Islam dan Negara (Sinar Harapan, 1996)
– Buku Tentang NU (Rajawali Press, 2000)
– Otonomi Daerah, Demokrasi Lokal dan Clean Government, (PSPK, 2000)
– Otonomi Daerah dalam Interaksi Kritis Stakeholders (PSPK, 2002)
– Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah, Jurnal PSPK, Edisi I, 2002
– Membangun Daulat Rakyat; Melalui Pemilihan Langsung Kepala Daerah, Jurnal PSPK, edisi V, 2003
– Upaya Memaknai Demokrasi, Jurnal PSPK, edisi VIII, 2005
– Negara Mafia (Galang Press, 2010)