Pj Bupati Buton Serahkan Bantuan Korban Bencana Alam Desa Bahari Makmur

Pasarwajo – Musibah bencana alam belakangan ini merupakan salahsatu kabar yang akrab ditelinga. Bahkan, sejumlah wilayah di belahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi lokasi terjadinya bencana. Salahsatunya, Desa Bahari Makmur, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton.

Tepatnya Desember 2022, Desa Bahari Makmur ditimpa bencana alam. Belasan rumah di Desa tersebut mengalami kerusakan parah akibat angin kencang dan terjangan ombak. Sedikitnya 32 kepala keluarga terpaksa mengungsi disejumlah gedung sekolah di Desa itu. Bencana ini memantik Pemerhatian Pemerintah Daerah setempat.

Berselang beberapa waktu pasca kejadian bencana, Pj Bupati Buton, Basiran meninjau langsung kondisi Desa yang terletak di pesisir Laut Flores tersebut. Dia juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan masyarakat dan menanyakan langsung kondisi warga.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih pak Kapolsek, Pak Danramil, selama terjadi bencana sudah proaktif. Yang kedua kepada pak Camat dan Kepala Desa yang sudah mengantisipasi dan membantu masyarakat,” ungkap Basiran di hadapan warga, Senin (2/1/2023).

Selain meninjau, Kepala BPKAD Sultra tersebut sekaligus menyerahkan bantuan yang diberikan secara simbolis kepada para korban bencana. Tercatat, ada 15 rumah terdampak yang menerima bantuan, dimana masing-masing mendapatkan Rp 35 juta.

Basiran berharap bantuan tersebut dapat membantu para korban untuk melakukan pembangunan rumah mereka.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini yang sudah masuk ke rekening masing-masing tinggal bapak/ibu segera beli bahan bangunan sendiri nanti diarahkan oleh Kepala Dinas Perumahan dengan gambaran rumah yang sudah di desainkan. Jadi bapak-bapak cepat kerjakan rumahnya, nanti akan dibimbing dengan dinas terkait sehingga bapak dan ibu bisa istirahat tenang kembali dirumah sendiri. Sebab tentu kurang nyaman tidur dipengungsian,” ujar Basiran.

Dalam kesempatannya, Basiran mengintruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan agar dalam pemilihan lokasi, jauh dari lokasi sebelumnya agar rumah yang dibangun tidak rawan bencana sehingga bisa dihuni dengan aman dan dalam jangka waktu yang lama.

“Untuk lokasi saya sudah perintahkan Kepala Dinas Perumahan cari lokasi yang tidak berhadapan langsung dengan gelombang. Sehingga rumah yang dibangun itu, betul-betul jauh dari musibah gelombang. Karena walaupun bulan Januari ini sudah angin dan gelombang mulai turun, sudah tidak ada lagi gelombang seperti akhir tahun, namun rumah bapak/ibu tidak dipakai satu dua tahun tetapi seterusnya buat anak-anaknya,” jelasnya.

Basiran menyampaikan sumber dana bantuan para korban berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton tahun 2022 yang disetujui bersama DPRD Kabupaten Buton.

“Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupaten Buton tahun 2022 dan bersama kita ada anggota DPRD dari fraksi Nasdem yang telah menyetujui anggaran PTT tahun 2022 dan ini adalah bagian dari usaha bersama antara pemerintah daerah dan DPRD,” kata Pj. Bupati.

Basiran tidak lupa mengungkapkan turut prihatin atas musibah bencana alam yang menimpa para korban.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Buton bersama DPRD Kabupaten Buton turut merasa perihatin. Dan inilah bagian dari kepedulian kami semua kepada masyarakat yang terkena musibah,” ungkapnya.(**)