Baubau – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau mengatakan, Pemkot Baubau merekomendasikan untuk membuka kembali formasi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kesehatan (Nakes).
Rekomendasi ini muncul setelah Pemkot Baubau Kota melakukan rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau.
“Tadi sudah dilakukan rapat kerja bersama Pemda dan DPRD bahwa sudah ada rekomendasi yang ditujukan kepada mempan-RB agar membuka kembali farmasi tenaga kesehatan kuota PPPK,” kata Lukman, Kamis (28/9/2023).
“Hasil rapat tersebut sebagai lampiran Pemerintah kota Baubau yang akan di tandatangani oleh PJ Walikota Kota Baubau Muh Rasman Manafi dan DPR agar kuota PPPK yang sempat dihapus itu di buka kembali,” sambung Lukman.
Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau mengatakan, jika rekomendasi itu selesai, maka selanjutnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) akan mengusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membuka formasi pendaftaran PPPK Nakes Kota Baubau.
“Kita didaerah sudah mempersiapkan diri untuk menginput sscasn tentang tahapan penerimaan PPPK,” ungkapnya.
Disatu sisi kata Lukman, terdapat satu kendala yakni rentan waktu yang diberikan cukup sempit dimana sosialisasi PPPK pada tanggal 3 dan berakhir di tanggal 9 Oktober 2023.
“Jadi kita punya waktu satu Minggu bagi Nakes kita untuk mengimput atau mendaftar sampai di tanggal 9 Oktober, dan hasil seleksi berakhir di Desember dan Januari” jelasnya.
Diketahui upaya ini dilakukan usai aksi demo yang dilakukan oleh Nakes se-kota Baubau dikantor DPRD pada Kamis 27/9/2023 terkait penghapusan kuota PPPK pada formasi Nakes.
Lukman berharap Nakes se-kota Baubau agar kembali bekerja sebagai biasa sebab, pemerintah Kota Baubau dan DPRD terus berupaya agar secepatnya dibuka kembali formasi PPPK Nakes oleh BKN.
“Kita akan mengawal proses ini, sehingga diwaktu yang sempit ini farmasi untuk kota Baubau PPPK bisa terbuka kembali,” katanya. (Firman)












