Buton  

Launching Rumah Tahfidz Al-Ikhlas, Ini Harapan Pj Bupati Buton

Pasarwajo – Pj Bupati Buton, Drs Basiran, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Buton H. Mansur, meresmikan Rumah Tahfidz Al-Ikhlas di Pasarwajo, Kabupaten Buton, Senin (14/11/2022).

Rumah Tahfidz Al-Ikhlas berdiri berkat kerjasama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton dengan Kementerian Agama (Kemenag) Buton.

Turut hadir pada persemian tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Kepala Bank Syariah Indonesia Cabang Baubau, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Kabupaten Buton serta Para Kepala Sekolah SD dan SMP.

Pada kesempatannya, Pj Bupati Buton, Basiran mengajak para kepala OPD dan tamu undangan untuk dapat memberikan bantuan dan sumbangan untuk Rumah Tahfidz Al-Ikhlas.

“Artinya sedekah subuh bisalah seribu atau dua ribu. Kalau kita ada jabatan kirimlah lima puluh ribu. Kalau agak berat lima puluh ribu cukup kurangi saja nolnya jadi lima ribu. Semua bank BRI bisa, bank Sultra bisa, karena sedekah itu akan menolong kita dunia dan akhirat. InsyaAllah dengan bantuan yang ada bisa menjadi amal jariyah,” katanya.

Basiran beraharap Rumah Tahfidz Al-Ikhlas dapat dikelola dengan baik, sehingga pembangunannya bisa berkembang dan berkelanjutan, hingga pada akhirnya bisa terkenal dalam melahirkan Qori dan Qoriah

“Rumah tahfidz ini bukan hanya kita launching, tapi harus berkelanjutan. Saya, Pak Sekda dan Pak Kemenag mungkin hanya melaunching. Mungkin saja kami besok tidak lagi berada di sini dimutasi, tapi ini tidak boleh mati, ini tidak boleh berhenti. Jika berhenti berarti kita tidak mampu mengelola amal ibadah,” ujar Basiran.

“Ini harus dikelola berkelanjutan supaya Buton juga akan terkenal dengan suara suara merdu para Qori Qoriah, yang setiap MTQ, setiap subuh, setiap magrib, mulai mengaji dengan suara-suara yang bagus. Sehingga tadinya hati yang keras seperti batu karang, Insya Allah pasti dia luluh,” sambung Basiran.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Buton, H. Mansur mengungkapkan pendirian rumah Hafidz Al-Ikhlas telah lama dimpikan. Setelah penatian panjang pada akhirnya impian tersebut bisa terwujud atas inisiasi dan dorongan dari Pemkab Buton, khsusnya Pj Bupati Buton, Basiran. Untuk itu Ia mengungkapanrasa terimakasihnya.

“Sekarang ini ada 52 Santri yang diterima di Rumah Tahfidz Al-Ikhlas. Banyak yang mendaftar berkisar 100 orang. Tapi kami hanya menerima 52 orang dengan berbagai pertimbangan,” katanya.

Dikatakannya, perlu adanya ikhitiar untuk menjadikan Alquran menggema di Kabupaten Buton.

“Mudah-mudahan para santri inilah yang akan mengumandangkan Kalam ilahi ini di seantero Kabupaten Buton.

“Kita akan cetak dan hasilkan penghafal berbakat. Kita mulai 1 juz, kalau dia berbakat kita tingkat 2 juz begitu seterusnya,” katanya.

H. Mansur menegaskan siapapun boleh menuntut ilmu di pondok pesantren tersebut. Diapun mengajak seluruh Kepala SD untuk menitipkan muridnya di sekolah ini. Sebab pondok ini bukan hanya milik madrasah, tetapi milik semua.

Pada kesempatan itu, pihak Bank Syariah Indonesia Cabang Baubau menyerahkan bantuan dana untuk Rumah Tahfidz Al-Ikhlas.