Buton  

Pj Bupati Buton: Reformasi Birokrasi Dapat Tingkatkan Kepercayaan Publik

Pasarwajo – Pj Bupati Buton Basiran membuka Rapat Koordinasi Percepatan Reformasi Birokrasi Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton, di Aula Kantor Bupati Buton, Kamis (8/12/2022).

Dalam kesempatannya, Basiran mengatakan rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan reformasi birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Buton antara peningkatan indeks reformasi birokrasi pada tahun 2022.

“Untuk mempercepat reformasi birokrasi, Kabupaten Buton telah melakukan reformasi di 8 area perubahan antara lain manajemen perubahan, penataan perundang-undangan, penataan dan penguatan penataan tatalaksana, penataan sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan banyak yang kualitas pelayanan, harus kita perbaiki meskipun masih dalam rangka mencapai tujuan dari reformasi birokrasi itu yaitu mewujutkan governance), pemerintahan pemerintahan yang yang baik bersih (good (clean governance), dan pemerintahan yang efisien dan efektif,” kata Basiran.

Basiran menjelaskan, reformasi birokrasi sendiri adalah proses penataan ulang birokrasi pemerintahan yang meliputi, organisasi, tatalaksana, peraturan perundang- undangan, sumberdaya manusia aparatur, pengawasan, akuntabilitas, dan pelayanan publik, serta pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) aparatur menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kebijakan reformasi diharapkan dapat mencapai peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih baik, peningkatan kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi dan peningkatan profesionalisme sumber daya aparatur, serta penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

“Saya mengharapkan kepada semua ASN untuk terus berupaya mewujudkan tata kelola Pemerintahan di Kabupaten Buton menjadi lebih baik, dengan ASN yang berintegritas tinggi, produktif serta melayani secara prima dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Basiran.