Pasarwajo – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Mariono, sangat menyayangkan tindakan kadernya, Rahman yang ikut melakukan tandatangan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad, beberapa waktu lalu.
Mariono mengaku tidak tahu menahu soal mosi tersebut karena saat itu dirinya masih melakukan ibadah umrah di tanah suci Makkah.
“Saya selaku Ketua DPC PPP Kabupaten Buton sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan Rahman yang ikut-ikutan melakukan mosi tidak percaya,” kata Mariono melalui telpon, Senin (6/2/2023).
“Jadi pada saat mosi itu saya lagi berada di Makkah, lagi umrah, jadi saya tidak tahu menahu,” sambungnya.
Harusnya, kata Mariono, Rahman tidak boleh ikut-ikutan melakukan mosi bersama 19 Anggota DPRD Buton lainnya, apalagi mengatanasmakan PPP.
“Mestinya dia (Rahman,red) tidak lakukan itu, apalagi mau atasnamakan PPP, saya sendiri tidak tahu dan saya juga tidak dikasitahu sama Rahman,” ujarnya.
Untuk itu, Mariono akan memanggil Rahman untuk mengklarifikasi apa yang sudah dilakukan.
“Pastinya saya akan pangggil dia, saya mau tanya dia kenapa dia lakukan itu, apalagi bawah-bawah nama partai,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Rahman belum memberikan tanggapan. Dihubungi melalui selulernya, tidak diangkat.












