Buton  

Dishub Buton Awasi Ketat Muatan Angkutan Umum

Pasarwajo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buton akan melakukan pengawasan ketat pada angkutan penumpang umum yang beroperasi antar Desa maupun lintas Daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 Masehi.

Plt Kepala Dishub Buton, La Rahadi mengatakan dalam melakukan pengawasan muatan angkutan umum ini, pihaknya bersinergi dengan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buton.

“Tidak boleh melebihi kapasitas angkut kendaraan. Misalnya kapasitasnya enam ya jangan dimuat sembilan orang penumpang. Itu yang kita jaga,” kata La Rahidi, ditemui Kamis (13/4/2023).

Ia menjelaskan, tujuan pengawasan ini adalah selain untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna jasa angkutan umum, juga untuk memberikan rasa aman. Sebab jika kapasitasnya berlebih, tentu bisa mebahayakan keselamatan penumpang.

Terkait dalam menghadapi arus mudik lebaran, La Rahidi mengaku jika Dishub Buton telah melakukan persiapan untuk mendukung ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada jalur tranportasi yang akan digunakan oleh Pemudik. Antara lain, jalur transportasi darat jalur Baubau-Pasarwajo, transportasi laut dari Pelabuhan Pasarwajo-Wakatobi, Pelabuhan Lasalimu Selatan-Wanci, kemduain pelabuhan Kamaru-Wakatobi.

“Kemudin angkutan yang beropersi dalam lingkup Kabupaten Buton, misalnya Pasarwajo-Wabula, Lasalimu Selatan sampai Kamaru, kemudian kamaru Baubau,” katanya.

Pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap lonjakan arus mudik. Dari pantauan itu, kata dia, sejauh ini sudah mulai terjadi peningkatan jumlah penumpang dibanding sehari sebelumnya. Pada Kamis (13/4/2023) jumlah penumpang yang masuk ke Buton yaitu 61 orang, sementara jumlah yang keluar Buton 90 orang,

Angka ini mengalami peningkatan dibanding hari sebelumya, dimana yang masuk 38 orang dan yang keluar Buton berjumlah 46 orang.

Menurutya, jika melihat tren ditahun sebelumnya, puncak arus mudik di Buton akan terjadi pada H-3 lebaran.