Baubau  

Lapas Kelas IIA Baubau Gandeng Disdukcapil Bombana Pastikan Hak Pilih WBP

Baubau – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Baubau bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana untuk memastikan persoalan hak pilih pada Pemilu sertak 2024 terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Baubau dapat terpenuhi

Pelaksana Harian (PLH) Lapas Kelas IIA Baubau Burhanudin mengatakan,jika terdapat sejumlah warga Bombana yang saat ini sedang menjalani sisa masa hukumannya di Lapas Kelas IIA Baubau. Terkait itu, tentu pihaknya membutuhkan kerjasama dengan Disdukcapil Bombana guna melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) agar warga Bombana terdaftar sebagai masyarakatnya.

“Jadi, fungsi kerja sama ini kita saling memberi data dan informasi, kalau ada warga Bombana belum terdaftar perlu ditindak lanjuti pencatatan,” kata Burhanuddin, Kamis (6/2/2023).

Lanjut dikatakan, dengan adanya kerjasama tersebut, maka WBP yang telah terdata kelengkapan administrasi kepedudukannya, bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu serentak di tahun 2024.

Mantan Kesatuan Pengamanan LAPAS (KPLP) Baubau mengaku jika sejauh ini pihaknya telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Dukcapil Lima Kabupaten dan Satu kota yang menjadi cakupan wilayah kerja Lapas Baubau, yaitu Kabupaten Wakatobi, Bombana, Buton, Buteng, Busel dan Kota Baubau.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, dalam mensukseskan Pemilu 2024 mendatang, tentu kerjasama Lapas Baubau sangat dibutuhkan. Sehingga Masyarakat Bombana yang belum mempunyai identitas kependudukan akan melakukan perekaman KTP-EL.

“Karena KTP merupakan persyaratan dalam pemilihan umum, apalagi identitas kependudukan khususnya umur 17 tahun keatas yang belum mempunyai KTP-EL,”ungkapnya.

Firdaus menambahkan, bagi masyarakat yang kehilangan KTP tidak perlu hawatirkan, sebab Dukcapil sudah terkoneksi se-Indonesia untuk melakukan cetak ulang.

“Jadi, kita sudah melakukan kerja sama, kalau masyarakat kota Baubau hilang KTPnya di Bombana kami akan cetak dan itu tidak merubah data kependudukan,” tutup Firdaus. (Firman)