Pasarwajo – Penjabat (Pj) Bupati Buton, Basiran menghadiri halal bihalal di Desa Kuraa, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Senin Malam (24/4/2023).
Basiran hadir bersama rombongan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di acara yang dipusatkan di Pelataran Kantor Kepala Desa Kuraa itu.
Dengan mengajak Kepala OPD, Basiran berharap OPD tekhnis dapat mendengarkan langsung dan mencatat keluhan atau masalah yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu masalah dapat diinventarisir, kemudian dicarikan solusi pemecahannya.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat guna menyelesaikan dan meminimalisir permasalahan yang ada di masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu juga Basiran tidak lupa mengajak warga untuk selalu merawat kebersamaan. Dalam hikmah Halal bi Halal Pj Bupati kembali mengajak warga untuk terus memupuk tali silaturahim.
“Apalagi tema halal bihalal ini yakni Taburkan maaf, sucikan hati dalam indahnya kebersamaan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Ini bicara hati. Untuk hindari rasa sombong dan menyinggung perasaan orang lain. Mari kita gunakan momentum lebaran ini untuk saling maaf memafkan. Sucikan kembali hati dan diri kita setelah sebulan lamanya kita menjalankan ibadah puasa,” kata Basiran.
Dikatakannya dalam hidup bermasyarakat, leluhur Buton telah mewariskan falsafah Buton untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan dalam bermasyarakat.
“Leluhur kita selalu mengajarkan kepada kita untuk selalu mengamalkan Pomaamasiaka, Poangkaangkata, Popiapiara, Pomaemaeaka, yang artinya saling menyayangi, saling mengayomi, saling mendukung atau menopang, saling menghargai dan menghormati. Dan Bhinci-bhinciki kuli, artinya ketika kita sakit orang maka orang itu akan merasakan seperti apa yang kita rasakan,” katanya.
Pada kesempatan itu Basiran menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Desa Kuraa yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Halal bi halal ini merupakan tradisi asli Indonesia yang tak dapat ditemukan di negara-negara lain. Biasanya Halal bi halal dilakukan dengan bersilaturahmi ke rumah tetangga, saudara, dan kerabat. Pada acara Halalbihalal, tiap orang akan saling memaafkan dan bersalam-salaman.
Halal bi halal juga sudah menjadi tradisi kita orang Buton sebagai bentuk silaturahmi,” katanya.
Dalam menghadapi Pesta demokrasi tahun 2024, mantan Kepala BPKAD Sultra ini mengajak masyarakat untuk menjaga dan menyatakan diri sebagai pemilih cerdas, menjaga ketertiban, hindari menerima money politik. Sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik dan aman.












