Baubau – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau mengikuti Evaluasi Pembangunan (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI), Senin (15/5/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sri Maryani selaku Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau didampingi Sufriadi selaku Ketua Tim ZI dan Asep Purnomo Sidi selaku Sekretaris, lima agen perubahan dan enam Ketua Kelompok Kerja (Pokja), serta seluruh anggota Tim Pokja pembangunan ZI menuju WBK.
Evaluasi diawali dengan perkenalan diri oleh Kasatker Bapas baubau Sri Maryani beserta anggota yang hadir, selanjutnya penampilan yel-yel Bapas baubau yang dipimpin langsung oleh Kabapas bertema SeMeRBAK
“Semangat Membangun Rasa dan Budaya Anti Korupsi” serta pemutaran video profil.
Kabapas Baubau sebagai role model langsung bertindak memimpin pemaparan Pembangunan ZI menuju WBK di hadapan Tim Penilai Internal. Enam area perubahan yang meliputi manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, serta inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Bapas Baubau dipaparkan secara lugas dan jelas, mulai dari latar belakangnya inovasi dibuat, sampai hasil dan manfaat inovasi terhadap pengguna layanan yang meliputi klien, masyarakat, dan mitra kerja APH.
Dalam pemaparannya, Kabapas Sri Maryani menegaskan “Kondisi geografis kepulauan dan Luasnya wilayah kerja Bapas Baubau menuntut Satuan Kerja (Satker) kami untuk menciptakan berbagai inovasi unggulan berbasis IT diantaranya apliksi three LA (LAKILI, LABONI, LAPOBAR) dan aplikasi SIDAK, disamping itu terdapat sebelas produk inovasi lainnya sebagai penunjang peningkatan integritas, kinerja, dan layanan baik yang berbasis IT maupun yang berbasis kegiatan. Inovasi tersebut sudah dipergunakan secara konsiten dan telah memberi banyak manfaat kemudahan bagi para pengguna layanan Bapas Baubau,” ucapnya kepada Tim Penilai.
Dikesempatan yang sama, Ketua Tim TPI MH Kesuma Negara selaku pengendali teknis didampingi Kurniawan dan Harry Dickson Simbolon memberikan apresiasi atas pembangunan ZI yang dilakukan oleh Bapas Baubau.
“Progress Pembangunan ZI di Bapas Baubau sudah sangat baik, tetap tingkatkan dan pertahankan pemanfaatan inovasi teknologi informasi yang sudah diciptakan sehingga masyarakat dapat merasakan dampak pelayanan publik yang terus membaik,” harapnya.
“Setelah melaksanakan Evaluasi ini, saya baru menyadari mengapa Bapas Baubau menjadi satu-satunya Unit Pelaksana Teknis Kemenkumham di Sulawesi Tenggara yang lulus verifikasi dan diajukan ke TPI oleh Unit Eselon I Ditjenpas untuk dieavluasi mendapat predikat WBK, semangat dan nuansa WBK Bapas Baubau telah nampak pada saat saya baru masuk ke lingkungan kantor yang tercermin dari kedisiplinan, situasi kantor yang nyaman, dan kekompakan para pegawainya,” tambah Kesuma Negara. (Firman)












