Baubau  

Murid SDN 2 Baadia dan SMPN 7 Baubau Ikuti Simulasi Bencana

Baubau – Murid di SDN 2 Baadia dan SMPN 7 Kota Baubau mengikuti Simulasi Sekolah Aman Bencana di lingkungan sekolahnya, Jum’at (16/6/2023). Mereka dilatih sigap menghadapi bencana sekaligus cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana melalui kegiatan simulasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau.

Simulasi hari itu merupakan kegiatan yang kedua dilaksanakan BPBD Baubau sekaligus menjadi pemateri. Kegiatannya berjalan sesuai yang diharapkan.

Kepala Sekolah SMPN 7 kota Baubau, Samsu Alam mengatakan Simulasi Sekolah aman bencana mengandung faedah bagi generasi kita (selanjutnya). Pasalnya, ilmu yang diberikan BPBD adalah bagaimana menyelamatkan diri dan menolong temannya ketika terjadi bencana.

“Dengan adanya sosialisasi ini (simulasi) kami sangat terbantu dan sangat bermanfaat bagi sekolah kami, utamanya anak-anak kami bagaimana menyelamatkan dirinya dan menolong teman ketika terjadi hal terduga (Bencana),” kata Samsu kepada sejumlah awak media.

Samsu mengaku, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau agar dimasukkan salah satu program sekolah yang akan dilaksanakan setiap tahunnya.

“Yang dilaksanakan ini baru kelas 7 sama 8, tentunya siswa yang baru masuk membutuhkan ilmu seperti itu (menyelamatkan dirinya),” ungkapnya.

Ia juga berharap simulasi kegiatan sekolah aman bencana jangan hanya di laksanakan kepada SMP 7 saja namun seluruh sekolah yang ada kota Baubau.

“Inikan menyelamatkan anak bangsa, kalau bisa semua sekolah. Karena pengetahuan anak tentang menyelamatkan diri itu akan meluas di kota Baubau, sehingga mengurangi korban jika seandainya terjadi,” jelasnya.

Di tempat berbeda, Kepala SDN 2 Baadia Nursida menuturkan, simulasi penyelamatan kepada paserta anak didik sangat dibutuhkan, pasalnya selama ini belum pernah melakukan simulasi di laksanakan untuk sekolahnya.

“Jadi, anak-anak jadi tau bagaimana menyelamatkan diri ketika terjadi bencana,” pungkasnya.

Senada dengan kepala sekolah SMPN 7, pihaknya akan mengelar simulasi sekolah aman bencana yang akan dilaksanakan setiap tahunnya.

“Kami akan masukkan dalam program kami. dan memang ada Dana Alokasi Khusus (DAK) itu sudah ada,” kata Nursida.

Ia juga berharap, kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mengadakan program sekolah aman bencana bukan hanya di SDN 2 saja bahkan se-kota Baubau.

“Kami tidak meminta ketika terjadi bencana, kami siapkan anak-anak kami sejak dini agar mereka mahir dalam menyelamatkan diri tau dalam menghadapi bencana,” tutup Nursida. (Firman)