Baubau  

Sukses Gelar Simulasi Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Baubau Apresiasi

Ketua Bawaslu Baubau, Sarmin menyerahkan piagam penghargaan pada Panwaslu Kecamatan Kokalukuna sebagai terbaik kesatu dalam pelaksanaan smulasi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pada Pemilu 2024 antar panwaslu kecamatan se-Kota Baubau.

Baubau – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Baubau memberi piagam penghargaan kepada Panwaslu Kecamatan sebagai bentuk apresiasi karena dianggap berhasil melaksanakan simulasi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pada Pemilu 2024 antar Panwaslu Kecamatan se-Kota Baubau. Simulasi tersebut diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Baubau pada 5 hingga 14 September 2023 di Kantor Bawaslu Kota Baubau, Jum’at (15/9/2023).

Ketua Bawaslu Kota Baubau Sarmin mengatakan, semua Panwascam se-kota Baubau telah melaksanakan simulasi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa secara cepat, sebagaimana ketentuan Peraturan Bawaslu (Per-Bawaslu) Nomor 7 tahun 2022 tentang penanganan temuan dan laporan dan Per-Bawaslu Nomor 9 tahun 2022.

“Panwascam diberi kewenangan menerima laporan dan menindak lanjuti pelanggaran administrasi dan menyelesaikan sengketa antara peserta pemilu. Nah langkah ini sebagai Upaya pembinaan kapasitas sumber daya jajaran pengawas tingkat kecamatan,” Kata Sarmin via WhatsApp, Minggu (17/9/2023).

Dia menjelaskan dalam penyelenggaraan simulasi tersebut, ada beberapa poin penting yang diperhatikan oleh Tim Bawaslu Kota Baubau dalam memberikan penilaian diantaranya penguasaan materi serta beberapa aspek lainnya yang menjadi bagian dari penilaian. Berdasarkan arahan Pimpinan Bawaslu Kota Baubau maka Supporting System Bawaslu Kota Baubau yang profesional di bidang tersebut langsung melakukan kegiatan mentoring dalam pelaksanaan simulasi yakni Zubair, La Mui, dan Safaruddin.

Dari hasil penilaian itu lanjut dikatakan, tim monitoring menetapkan tiga Panwascam meraih kategori memenuhi syarat prosedur penanganan pelanggaran sesuai ketentuan Perbawaslu 7 Tahun 2022. Dengan urutan terbaik pertama diberikan kepada Panwascam Kokalukuna, terbaik kedua pada Panwascam Bungi dan terbaik ketiga yaitu Kecamatan Wolio.

Koordinator devisi (Kordiv) Sumber Daya Manusia Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi ini menambahkan, Dinamika pemilu kedepan akan jauh lebih dinamis, oleh karenanya itu, pihaknya, perlu mempersiapkan sejak dini sehingga lebih cakap dan memahami prosedur dan mekanisme penanganan pelanggaran pemilu.

“Kewenangan pembinaan, supervise dan monitoring akan maksimalkan terhadap jajaran kami, sehingga kami harapkan dan jajaran panwascam progress dan mengapdate aturan serta perkembangan perubahan regulasi yang mengatur Pemilu,” jelasnya.

“Kami tentunya mengapresiasi peran jajaran yang telah melaksanakan simulasi, sebagai langkah awal menstimulus panwascam dalam menghadapi masa kampanye yang akan dimulai pada 28 November mendatang yang berpotensi banyak terjadi pelanggaran,” sambung Sarmin. (Firman)