Baubau – Guna meningkatkan Pelayanan Publik Berbasis HAM, Bapas Kelas II Baubau menggandeng Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Baubau dengan melakukan kerja sama terkait penyediaan layanan bagi penyandang disabilitas, Kamis (26/10/2023).
Wujud pencapaian kerja sama di antara kedua belah pihak ini, ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara Bapas dan SLBN 1 Baubau.
Kepala Bapas kelas II Baubau, Sri Maryani mengatakan sinergitas yang dilakukan guna memastikan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pelayanan yang optimal.
“Perjanjian kerjasama dibuat dalam rangka mewujudkan layanan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) di Bapas Baubau, diantaranya yakni melaksanakan pelatihan bahasa isyarat di Bapas Baubau,” kata Sri Maryani dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, selain sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan berbasis HAM, pemberian layanan juga harus memiliki kemampuan untuk melayani masyarakat penyandang disabilitas, seperti penyandang tunawicara, tunarungu, kekurangan fisik.
“Layanan berbasis HAM itu sendiri adalah layanan yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Satuan kerja (Satker) harus memiliki fasilitas penunjang (Sarpras dan kualitas pegawai) yang dapat melayani segala lapisan masyarakat yang membutuhkan layanan pada UPT / Satker tersebut,” kata Sri. (Firman)












