Baubau – Memperingati hari jadi Kota Baubau yang ke 482 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Baubau ke-22 sebagai Daerah otonom, Dinas Kesehatan melaksankan khitanan massal di Kelurahan Waliabuku, Kecamatan Bungi, Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (12/10/2023).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr Lukman mengatakan, pada acara Haroana Kota Baubau, terdapat berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan. Namun untuk Dinas Kesehatan Kota Baubau sendiri, kata Lukman, jenis kegiatannya sedikit berbeda, yakni pelayanan terhadap masyarakat khitanan secara massal.
Menurut Lukman, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Penjabat (Pj) Walikota Baubau, Rasman Manafi terkait dalam upaya mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Jadi Dinas Kesehatan menargetkan 150 anak untuk khitanan secara massal dan alhamdulillah tergetnya terpenuhi,” beber Lukman saat di temui awak media.
Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau menambahkan, khitanan massal yang digelar bertujuan membantu masyarakat yang tidak mampu dan dibuka secara umum. Pasalnya, setiap orang yang melakukan khitanan dapat menelan biaya hingga mencapai jutaan rupiah.
“Kalau mau sunat bisa mencapai Rp. 2 juta hingga Rp 3 jutaan dan metodenya bermacam-macam, dan kegiatan tersebut dapat mengurangi beban orang tua,” ungkapnya.
Lukman berpesan, Bagi anak yang sudah di sunat dan tiba masa akhir bhaliq (dewasa) agar memperhatikan shalat lima waktu serta ketika membutuhkan pelayanan kesehatan jangan takut untuk berobat.
“Ini merupakan upaya Pemerintah dalam pelayanan masyarakat kota Baubau kemudian masyarakat jangan ragu atau takut untuk berobat ketika membutuhkan layanan kesehatan,” kata Lukman.












