Batauga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) merencanakan bakal mencetak sawah baru di Desa Gunung Sejuk, Kecamatan Sampolawa. Sebab daerah ini memiliki sumber mata air yang tidak pernah kering.
Hal ini disampaikan Pj Bupati Busel, Parinringi usai melakukan prosesi Launching pembangunan wisata air Kamar Bangko di Desa Gunung Sejuk pada Selasa (10/9/2024). Wisata air Kamar Bangko ini juga digadang-gadang menjadi magnet wisatawan di Bumi Gajah Mada itu.
“Begitu saya masuk di Desa Gunung Sejuk ini dan melihat secara geografis terutama sumber air yang dimiliki sebenarnya di sini sangat potensial untuk kawasan persawahan. Lahannya masih luas dan kontur tanahnya juga sangat bagus,” kata Parinringi.
Terkait rencana cetak sawah di Desa Gunung Sejuk ini, Parinringi mengatakan akan menggelar rapat khusus bersama Camat dan juga Kepala Desa setempat. Apalagi tahun ini Pemkab Busel mendapat program cetak sawah baru kurang lebih 600 hektar.
“Kalau kita kolaborasi dan kombinasikan antara persawahan dengan wisata itu luar biasa. Seperti teman-teman kita yang ada di Morowali dikombinasikan, persawahannya dapat, wisatanya juga dapat,” ujarnya.
Parinringi menuturkan dari sisi ekonimi potensi persawahan juga menjanjikan kesejahteraan. Dengan cukup miliki satu hektar sawah yang produktif, sudah cukup untuk membiayai biaya pendidikan anak ke perguruan tinggi.
“Kami juga banyak keluarga petani, saya pun memiliki beberapa sawah. Bahkan kerabat yang mengelola sawah tersebut sudah dapat menghidupi dia dengan keluarganya,” imbuhnya.
Parinringi membayangkan jika kedepan Desa Gunung Sejuk telah memiliki lahan persawahan di tambah dengan potensi wisata yang juga sudah berjalan maka sumber pendapatan masyarakat di Desa ini sudah pasti akan lebih meningkat.
“Sehingga keluarga-keluarga kita yang mencari nafkah di luar Busel, bisa kita berkolaborasi. Kita siapkan sawahnya sehingga menghasilkan pendapatan ekonomi bagi kita semua,” pungkasnya.












