Baubau – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau bekerjasama dengan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) melaksanakan kegiatan bimbingan kepribadian dan kemandirian kelompok pada 20 klien pemasyarakatan, Selasa (22/10/2024).
Kegiatan bimbingan kemandirian ini rutin dilaksanakan oleh Bapas Baubau untuk memberikan edukasi.
Pada bimbingan kali ini, klien pemasyarakatan diberikan pelatihan pembuatan ayam geprek dengan cara yang mudah dan rasanya enak hingga bisa menghasilkan cuan.
Owner Dapur Manis sekaligus mitra Bapas Baubau, Iman mengatakan untuk membuat ayam geprek ini modal yang dikeluarkan berkisar Rp 250.000. Dari modal tersebut keuntungan yang diperoleh bisa mencapai 50 persen.
Selain diajari pembuatan ayam geprek, pada hari itu klien pemasyarakatan juga diberikan tambahan ilmu wawasan kebangsaankebangsaan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Bapas Kelas II Baubau, Abdul Haris.
“Kali ini kami informasikan kepada klien tentang apa itu wawasan kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdul Haris saat menjadi pemateri.
“Salah satu wawasan kebangsaan yang dilaksanakan adalah turut berpartisipasi dalam pemilu, seperti yang telah kita laksanakan dalam memilih presiden dan anggota legislatif dan akan kita laksanakan kembali dibulan November untuk memilih kepala daerah,” sambung Abdul Haris.
Melalui bimbingan kepribadian dan kemandirian ini diharapkan menjadikan klien lebih sadar hukum, berhati-hati dalam bertindak dan mampu mandiri dengan cara berwira usaha.












